Palu-lintassulawesinews.com- Upaya memperkuat perang terhadap narkoba di Sulawesi Tengah terus dilakukan.
Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Rizal Irawan menemui Kepala BNNP Sulteng Brigjen Pol Ferdinand Maksi Pasule di Kantor BNNP Sulteng untuk mempererat sinergi dan meningkatkan kolaborasi dalam pencegahan serta pemberantasan narkotika, Rabu 21/10/2026.
Pertemuan tersebut menjadi momentum penting bagi Polda Sulteng dan BNNP untuk memperkuat koordinasi dalam menghadapi ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba yang membutuhkan penanganan lintas lembaga.
Kapolda Sulteng hadir didampingi Wakapolda Brigjen Pol Semmy Ronny Thabaa, Dirresnarkoba Kombes Pol Pribadi Sembiring, serta Kabidpropam Kombes Pol Roy Satya Putra.
Dalam pertemuan itu, kedua institusi membahas penguatan kerja sama, termasuk koordinasi dengan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), guna mendukung efektivitas penindakan terhadap tindak pidana narkotika sekaligus mengoptimalkan langkah pencegahan.
Kolaborasi tersebut juga diarahkan untuk memperkuat penanganan penyalahgunaan narkotika, termasuk optimalisasi rehabilitasi bagi penyalahguna sesuai ketentuan yang berlaku. 
Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol Achmad Muhaimin mengatakan, kunjungan Kapolda ke BNNP merupakan bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan koordinasi antarlembaga dalam menangani persoalan narkotika.
Menurutnya, sinergi yang solid antara kepolisian, BNNP, dan instansi terkait diperlukan agar pemberantasan narkoba dapat berjalan lebih optimal, mulai dari upaya pencegahan, penindakan hukum, hingga rehabilitasi.
“Dengan kolaborasi yang kuat, Polda Sulteng dan BNNP diharapkan mampu meningkatkan perlindungan masyarakat dari ancaman bahaya narkoba,” terangnya.
Pertemuan tersebut ditutup dengan penyerahan plakat dari Kepala BNNP Sulteng kepada Kapolda Sulteng, kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama.
Momen itu juga menjadi ajang silaturahmi tiga rekan seperjuangan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1995 Patriatama, yakni Kapolda Sulteng, Wakapolda Sulteng, dan Kepala BNNP Sulteng.
Melalui penguatan koordinasi tersebut, kedua institusi diharapkan semakin solid dalam menjalankan upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba demi menjaga keamanan serta melindungi masyarakat Sulawesi Tengah.
Mul