Bursa Ketua Kadin Sulteng 2026–2031 Memanas, Tiga Kandidat Resmi Bertarung

Bagikan Artikel

Palu-lintassulawesinews.com-Bursa pemilihan Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sulawesi Tengah periode 2026–2031 mulai memanas.

Tiga nama resmi dinyatakan lolos sebagai kandidat calon ketua dan siap bersaing membawa arah baru dunia usaha di Sulawesi Tengah dalam lima tahun ke depan.

Berdasarkan Surat Keputusan Nomor: 01/PNT-SC/MUPROV-VIII/KDN-ST/V/2026, tiga nama yang dinyatakan memenuhi syarat sebagai calon Ketua Umum Kadin Sulawesi Tengah periode 2026-2031, yakni Gufran Ahmad, Endi Hermawan dan H. M. Nur Dg Rahmatu

Munculnya tiga figur dengan latar belakang berbeda disebut menjadi warna tersendiri dalam kontestasi organisasi pengusaha terbesar tersebut.

Masing-masing kandidat dinilai memiliki jaringan kuat, pengalaman organisasi, serta visi besar untuk mendorong investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Farid Dj Nasar Panitia penjaringan menyebutkan proses verifikasi administrasi dan dukungan anggota telah berjalan sesuai mekanisme organisasi, Selasa 19/5/26.

Dengan lolosnya tiga kandidat, tahapan berikutnya akan memasuki masa sosialisasi visi-misi dan konsolidasi dukungan dari pelaku usaha di berbagai kabupaten dan kota.

Sejumlah pengamat ekonomi daerah menilai pemilihan Ketua KADIN kali ini akan sangat menentukan arah kemitraan antara pengusaha dan pemerintah daerah, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi global serta peluang investasi nasional di kawasan timur Indonesia.

Selain itu, perhatian besar juga tertuju pada komitmen kandidat dalam memperkuat peran pengusaha lokal agar mampu bersaing di tengah masuknya investor besar ke Sulawesi Tengah.

Masyarakat pelaku usaha kini menantikan adu gagasan dari ketiga kandidat, terutama terkait program pemberdayaan UMKM, peningkatan kualitas SDM pengusaha muda, serta strategi menciptakan iklim investasi yang sehat dan inklusif.

Musyawarah Provinsi (Muprov) VIII KADIN Sulteng 2026 diprediksi menjadi salah satu agenda organisasi paling penting dan strategis dalam menentukan masa depan dunia usaha daerah lima tahun mendatang 2026-2031.

Mul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *