Mengejutkan! Kepsek SMA 2 Gowa Pilih Tolak Posisi Plt

Bagikan Artikel

Gowa–lintassulawesinews.com-Dunia pendidikan di Kabupaten Gowa menjadi sorotan setelah penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah di SMA Negeri 2 Gowa sebut pak Arif menuai perhatian publik.

Sosok yang sebelumnya digadang-gadang akan mengisi posisi strategis tersebut justru secara terbuka menyatakan penolakan terhadap amanah itu.

Saat awak media hendak berkunjung ke sekolah keputusan ini mengejutkan mengingat jabatan Plt Kepala Sekolah kerap dianggap sebagai peluang besar dalam pengembangan karier di dunia pendidikan. Namun,kepsek SMA 2 Gowa malah menolak diangkat jadi plt, Senin 27/04/2026.

Dalam keterangannya, yang bersangkutan memilih tetap fokus pada peran utamanya sebagai pendidik dan menilai bahwa tanggung jawab sebagai Plt Kepala Sekolah membutuhkan kesiapan penuh, baik secara administratif maupun personal.

“Saya ini sudah mau pensiun harusnya jabatan plt kepsek kasih yang lebih mudah kenapa mesti tunjuk ke saya dan sebelumnya saya ini adalah Guru Kimia ” ucap plt kepsek SMA 2 Gowa di rekaman.

Menjadi pemimpin tentu sebuah kehormatan, tetapi saya percaya pengabdian tidak selalu harus melalui jabatan walau jabatan adalah amanah tapi masih banyak yang lain,” ungkapnya.

Hingga kini, diminta agar pihak Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan agar melakukan evaluasi dan mempertimbangkan nama lain untuk mengisi posisi Plt Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Gowa demi memastikan roda kepemimpinan sekolah tetap berjalan optimal.

Peristiwa ini sekaligus membuka diskusi lebih luas tentang pentingnya kesiapan, profesionalisme, dan panggilan hati dalam dunia kepemimpinan pendidikan. Di tengah dinamika birokrasi, keputusan menolak jabatan justru dinilai sebagian kalangan sebagai pesan kuat bahwa dedikasi pada pendidikan bisa hadir dalam berbagai bentuk.

Anehnya lagi spanduk yang terpasang di pagar masuk sekolah yang bertuliskan ” selamat mengikuti ujian sekolah kelas XII SMA Negeri 2 Gowa foto Kadis dan Cakdis dan plt kepsek tidak dituliskan namanya hanya gambar foto yang tertera.

Saat hal tersebut di komfirmasi kepada Iqbal Nadjamuddin selaku kepala Dinas pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan melalui sambungan WhatsApp tidak memberikan jawaban sehingga berita ini kami tulis redaksi masih menunggu klarifikasinya.

Mul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *