Kodam XXIII/Palaka Wira Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla di Sulteng dan Sulbar

Bagikan Artikel

Palu-lintassulawesinews.com- Kodam XXIII/Palaka Wira terus memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng) dan Sulawesi Barat (Sulbar).

Langkah tersebut dilakukan melalui latihan kesiapsiagaan karhutla tingkat provinsi, sebagai upaya memastikan kesiapan personel, prosedur, sarana dan prasarana apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan, 20/9/2026.

Pangdam XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI J. Binsar P. Sianipar mengatakan, langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden terkait penanganan karhutla.

“Bapak Presiden telah memberikan briefing atau arahan terkait penanganan karhutla, sehingga kami pun melaksanakan langkah yang sama di sini,” kata Pangdam.

Menurutnya, Kodam XXIII/Palaka Wira sebelumnya telah melakukan koordinasi dan rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), baik di tingkat provinsi maupun kabupaten, di wilayah Sulteng dan Sulbar.

Koordinasi tersebut dilakukan untuk menyatukan langkah dalam pencegahan dan penanganan karhutla secara terpadu.

Pangdam menegaskan, pencegahan menjadi langkah utama dalam menghadapi karhutla. Salah satunya melalui sosialisasi kepada masyarakat, mengingat kebakaran hutan dan lahan kerap dipicu oleh aktivitas manusia.

“Prosedur sudah berjalan, kemudian personel dan perlengkapan juga sudah kita siapkan dan sudah kita laksanakan,” ujarnya.

Dalam meningkatkan kesiapsiagaan, Kodam XXIII/Palaka Wira menyiapkan sejumlah strategi, mulai dari rapat kerja bersama seluruh komponen di masing-masing wilayah, penyusunan prosedur tetap (protap) penanganan karhutla hingga pelaksanaan apel kesiapsiagaan.

Selain itu, telah dibentuk satuan tugas penyuluhan dan pencegahan karhutla, penggelaran pasukan di daerah rawan, pemenuhan peralatan pendukung serta pembangunan jaringan komunikasi di seluruh wilayah.

Dari sisi sarana, Kodam XXIII/Palaka Wira juga menyiapkan berbagai perlengkapan penanganan karhutla, seperti alat pelindung diri (APD), drone, perangkat GPS, alat pemadam, pompa punggung hingga 22 armada pemadam kebakaran yang telah disebar di 13 kabupaten/kota.

Latihan kesiapsiagaan tingkat provinsi nantinya melibatkan berbagai unsur terkait. Danrem 132/Tadulako akan bertindak sebagai koordinator dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Pangdam mengatakan latihan itu sekaligus menjadi momentum untuk mengevaluasi langkah-langkah yang telah dilakukan sebelumnya agar penanganan karhutla semakin terarah dan sesuai dengan kondisi wilayah.

“Kita berusaha agar apa yang sudah kita kerjakan kemarin kita evaluasi, kemudian kita buat prosedur yang lebih baku dan spesifik sesuai dengan karakteristik Sulawesi Tengah,” katanya.

Dengan penguatan koordinasi, kesiapan personel, peralatan dan prosedur tersebut, Kodam XXIII/Palaka Wira menegaskan komitmennya untuk mendukung upaya pencegahan dan penanganan karhutla secara cepat dan terpadu di wilayah Sulteng dan Sulbar.

Mul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *