66 Pemda Ikuti Rakor Kemensos, Dibuka Langsung Mensos RI

Bagikan Artikel

akarta-lintasaulawesinews.com-Kabar gembira datang untuk dunia pendidikan di Sulawesi Tengah. Kabupaten Tojo Una-Una secara resmi ditetapkan sebagai salah satu daerah penerima program strategis nasional Sekolah Rakyat Permanen Tahap III Tahun 2026.

Penetapan ini menjadi tonggak penting dalam upaya pemerintah pusat memutus rantai kemiskinan struktural melalui jalur pendidikan. Fasilitas pendidikan berasrama tersebut dijadwalkan akan segera dibangun di Desa Betaua, Kecamatan Tojo, Kabupaten Tojo Una-Una.

Penetapan krusial tersebut menjadi agenda utama dalam Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Sekolah Rakyat Kabupaten/Kota Se-Indonesia yang diselenggarakan di Gedung Aneka Bhakti, Kementerian Sosial RI, Jakarta, pada tanggal 12 s.d 13 Agustus 2026 kemarin.

Rapat koordinasi tingkat nasional ini dihadiri oleh perwakilan dari 66 Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota se-Indonesia yang masuk dalam zona perluasan Tahap III. Hadir pula jajaran Kementerian Sosial RI dan Kementerian Pekerjaan Umum (KEMENPU) Republik Indonesia Acara resmi dibuka langsung oleh Menteri Sosial Republik Indonesia.

Delegasi Tojo Una-Una Siap Kawal Pembangunan.

Delegasi Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah, Alfin Matadjeng, S.Pd.,M.AP. Beliau didampingi Irwan Talib,ST pejabat Fungsional Perencana Ahli Muda Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah ( Bapperida) Kabupaten Tojo Una- Una… Pejabat Eselon IV Bappeda Tojo Una-Una, serta sejumlah stakeholder teknis terkait lainnya.

Kehadiran delegasi ini menjadi bukti keseriusan Pemkab Tojo Una-Una dalam menyukseskan program prioritas nasional tersebut.

Fokus Percepatan Implementasi di Desa Betaua.

Dalam forum rakor tersebut, Pemkab Tojo Una-Una memaparkan kesiapan administratif, ketersediaan lahan, serta komitmen penuh daerah untuk mengawal percepatan pembangunan Sekolah Rakyat Permanen di Desa Betaua, Kecamatan Tojo.

“Alhamdulillah Tojo Una-Una masuk dalam penetapan Tahap III. Kehadiran kami di Jakarta bertujuan memastikan seluruh proses persiapan pembangunan fisik Sekolah Rakyat di Desa Betaua dapat segera dieksekusi secara permanen di Tahun 2026. Ini adalah wujud nyata kehadiran negara bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu,” tegas Sekda Alfin Matadjeng saat memberikan keterangan pers.

Sekolah Rakyat : Solusi Pendidikan Berasrama Gratis.

Program Sekolah Rakyat merupakan inisiatif strategis nasional yang dirancang khusus untuk memutus rantai kemiskinan struktural. Melalui skema ini, seluruh siswa yang memenuhi kriteria akan mendapatkan fasilitas pendidikan, asrama, konsumsi, dan seluruh kebutuhan penunjang sekolah secara cuma-cuma atau gratis total.

Dengan model berasrama, diharapkan anak-anak dari keluarga tidak mampu dapat belajar dengan tenang, fokus, dan memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Target Pemerintah Pusat : Dibangun Tahun 2026.

Dengan resminya Tojo Una-Una masuk dalam daftar Tahap III, Pemkab menargetkan proses pemenuhan administrasi hibah lahan, perencanaan arsitektur, hingga pembangunan fisik dapat segera dimulai. Tujuannya agar masyarakat di Kecamatan Tojo dapat langsung merasakan manfaatnya.

“Kami siap memberikan dukungan penuh dari segala lini. Mulai dari kepastian legalitas lahan, validasi akurat data calon siswa, hingga penyediaan alokasi anggaran pendamping daerah. Kami berharap Sekolah Rakyat Permanen di Desa Betaua menjadi lentera harapan baru bagi dunia pendidikan di Tojo Una-Una,” tutup Alfin Matadjeng.

Sidik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *