Wali Kota Palu Serap Aspirasi Warga melalui Kegiatan Musrenbang

Bagikan Artikel

Palu-lintassulawesinews.com-Wali Kota Palu, Sulawesi Tengah, Hadianto Rasyid menekankan pentingnya Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang bersifat akomodatif dan mampu menyerap seluruh aspirasi masyarakat.

“Rencana pembangunan daerah harus mengacu pada visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang telah tertuang dalam RPJMD, serta terhubung dengan RPJPD kita, yang mengantarkan Kota Palu menjadi kota global sesuai kesepakatan bersama,” katanya dalam keterangannya di Palu, Selasa 30/3/26

Ia menyampaikan hal tersebut pada kegiatan Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Palu.

Ia menegaskan bahwa Musrenbang RKPD merupakan tahapan penting sekaligus puncak dari proses perencanaan pembangunan yang dimulai dari tingkat bawah hingga tingkat kota.

Hadianto meminta kepada seluruh perangkat daerah, termasuk Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapedda) untuk memahami dan mengintegrasikan program prioritas, khususnya program 53+35 dengan kebutuhan dan harapan masyarakat.

Dia menegaskan bahwa program pada periode pertama kepemimpinannya akan terus dilanjutkan dan diperkuat pada periode kedua.

Ia melanjutkan untuk mewujudkan Kota Palu sebagai kota global, terdapat berbagai indikator yang harus dipenuhi, termasuk indikator nasional.

Ia mengingatkan pentingnya pencapaian berbagai indikator pembangunan, baik indikator daerah maupun indikator nasional, yang harus tergambarkan dalam dokumen perencanaan seperti Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD), Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Pemerintah Daerah (LKPPD), maupun Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP).

“Semua indikator harus tercapai dan tergambarkan dalam dokumen perencanaan seperti LPPD, LKPPD, maupun SAKIP kita,” katanya.

Ia mengaku optimistis apabila seluruh tahapan perencanaan dilaksanakan dengan baik, maka Musrenbang yang digelar telah berada pada jalur yang tepat dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Palu untuk menjadikan Palu sebagai kota global yang tangguh, maju, dan berkelanjutan pada tahun 2045 yang tercermin dalam pengembangan kota seperti smart city, livable city, resilient city, geopark city, hub city, dan green city.

Karena itu, Wali Kota mengajak seluruh peserta untuk mengikuti Musrenbang dengan sungguh-sungguh dan tidak menjadikannya sekadar formalitas

Marlan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *