Gowa—lintassulawesinews.com-Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMP 1 Bontonompo Gowa sejak tahun 2020 hingga 2025 patut dicurigai menyimpan dan terindikasi ‘Korupsi’
Kepala sekolah sejak zaman itu diduga menggunakan dana BOS tidak sesuai peruntukannya sebagaimana diatur dalam petunjuk teknis (juknis) yang berlaku,Jumat 30/1/26.
Informasi yang dihimpun media ini (sesuai Data) Red menyebutkan adanya sejumlah pos anggaran yang dinilai tidak transparan dan tidak tepat sasaran dan ini dimainkan oleh bendahara sekolah kepala sekolah dengan jumlah ratusan siswa tiap tahunnya.
Sejak tahun 2020 sampai 2025 Dugaan tersebut mencuat setelah beberapa pihak mempertanyakan realisasi penggunaan dana BOS yang dinilai tidak sejalan dengan kebutuhan prioritas sekolah, seperti sarana pembelajaran dan peningkatan mutu pendidikan.
Salah seorang sumber yang enggan disebutkan namanya menyampaikan bahwa penggunaan dana BOS seharusnya berfokus pada kepentingan peserta didik bukan untuk pengguna dana bos memperkaya diri sendiri melainkan kepentingan kelompok tertentu.
“Dana BOS itu untuk menunjang kegiatan belajar mengajar. Kalau tidak tepat sasaran, tentu perlu dievaluasi dan ditelusuri diminta agar pihak (APH) aparat penegak hukum Termasuk kejaksaan Gowa untuk segera mengaudit dan periksa sekolah SMP 1 Bontonompo penggunaan Dana bos 2020 sampai dengan 2025 (sesuai Data) yang dilaporkan.
Dengan adanya dugaan pengyalagunaan Dana bos 2020/2025 SMP 1 Bontonompo mendesak (APH) Aparat penegak Hukum khususnya kejaksaan Gowa dan inspektorat terkait segera melakukan penelusuran guna memastikan apakah pengelolaan dana BOS di SMP 1 Bontonompo telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Transparansi dan akuntabilitas dinilai penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi pendidikan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak SMP 1 Bontonompo termasuk mantan kepala sekolah, belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut.
Upaya konfirmasi masih terus dilakukan guna mendapatkan penjelasan dan klarifikasi agar persoalan ini dapat disikapi secara berimbang.
Hal ini menambah daftar perhatian publik terhadap pengelolaan dana pendidikan, khususnya dana BOS, yang setiap tahunnya digelontorkan pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah-sekolah.
Mul