Palu–lintassulawesinews.com-Perum Bulog menambah kuota lebih dari 500 ton beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk Sulawesi Tengah (Sulteng) kamis 5/11/2026.
Penambahan ini dilakukan guna memenuhi meningkatnya permintaan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga beras di pasaran.
Pimpinan Wilayah Bulog Sulteng, Jusri Pakke, mengatakan realisasi penyaluran beras SPHP telah mencapai 107 persen dari kuota awal sekitar 9.500 ton.
Ia menegaskan, beras SPHP kualitas medium wajib dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp12.500 per kilogram.
Bulog terus mempercepat distribusi beras ke pasar hingga batas penyaluran pada 20 November 2026. Pengawasan juga melibatkan Kejaksaan, TNI/Polri, serta pemerintah daerah agar penyaluran tepat sasaran.
Program ini diharapkan mampu menjaga ketersediaan beras dan meringankan beban masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan pangan.
Sidik