Sulteng Jajaki Investasi Rusia, Sektor Pertambangan dan Pendidikan Jadi Fokus

Bagikan Artikel

Palu-lintassulawesinews.com-Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) mulai menjajaki peluang kerja sama investasi dengan Federasi Rusia melalui kunjungan kerja Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Gennadievich Tolchenov, di Palu pada 20–22 Oktober 2026.

Kunjungan tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus membuka peluang kemitraan di bidang investasi, ekonomi, dan pendidikan.

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, mengatakan kunjungan Dubes Rusia diharapkan dapat memperkuat hubungan antara Sulawesi Tengah dan Rusia, terutama dalam mendorong peluang kerja sama yang memberikan manfaat bagi daerah.

“Kunjungan ini menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi daerah, sekaligus membuka peluang kerja sama dengan pihak Rusia, khususnya di bidang investasi dan pendidikan,” kata Anwar Hafid di Palu, Selasa (20/10/2026).

Selama berada di Sulawesi Tengah, Dubes Rusia dijadwalkan mengunjungi Kantor Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Sulawesi Tengah serta kawasan pertambangan emas PT Citra Palu Minerals (CPM) di Palu.

Agenda tersebut menjadi bagian dari upaya penjajakan potensi investasi dan peluang kemitraan ekonomi yang dapat dikembangkan antara pelaku usaha Rusia dan daerah.

Pertemuan dengan Kadin Sulteng diharapkan menjadi ruang komunikasi untuk mempertemukan kepentingan dunia usaha, membahas potensi ekonomi daerah, serta mengidentifikasi peluang kerja sama yang memungkinkan untuk ditindaklanjuti.

Selain sektor ekonomi dan pertambangan, agenda kunjungan juga mencakup pertemuan dengan jajaran Pemprov Sulteng dan organisasi perangkat daerah (OPD) di Kantor Gubernur Sulawesi Tengah.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Dubes Rusia juga dijadwalkan menyambangi Kampus Universitas Abdul Aziz Lamadjido. Kunjungan ini membuka peluang penjajakan kerja sama pendidikan, termasuk pengembangan hubungan antarlembaga dan pertukaran pengetahuan.

Pemprov Sulteng berharap kunjungan diplomatik tersebut tidak hanya menjadi ajang memperkenalkan potensi daerah, tetapi juga menjadi langkah awal dalam membangun kemitraan yang berkelanjutan.

Kerja sama yang terbangun diharapkan mampu membuka peluang investasi baru, memperluas jaringan ekonomi internasional, serta mendukung pengembangan sumber daya manusia di Sulawesi Tengah.

Dengan potensi daerah yang diperkenalkan melalui rangkaian agenda tersebut, Pemprov Sulteng berharap hubungan dengan Federasi Rusia dapat berkembang menjadi kerja sama konkret yang memberikan manfaat bagi perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat.

(Mul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *