Palu-lintassulawesinews.com-Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mematangkan pembentukan Satuan Tugas Berani Literasi Informasi sebagai upaya meningkatkan edukasi dan literasi informasi sekaligus menangkal penyebaran hoaks di daerah.
Tim Satuan Tugas Berani Literasi Informasi melaksanakan rapat pembahasan draf tugas dan fungsi satuan tugas tersebut.
Sekretaris Dinas Kominfosantik Sulteng Wahyu Agus Pratama di Palu, Selasa, menyampaikan bahwa rapat tersebut bertujuan mempersiapkan pembentukan Satgas Berani Literasi Informasi Provinsi Sulawesi Tengah sekaligus menyusun dan membahas draf tugas dan fungsi satgas tersebut.
“Rapat ini merupakan langkah awal untuk memastikan pembentukan Satgas Berani Literasi Informasi berjalan terarah, memiliki tugas dan fungsi yang jelas, serta mampu menjawab tantangan derasnya arus informasi di era digital,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pertemuan ini menjadi wujud kolaborasi antara pemerintah daerah, unsur forkopimda, serta insan pers dalam melakukan edukasi dan literasi informasi kepada masyarakat.
Menurut dia, kolaborasi lintas pemangku kepentingan dibutuhkan, khususnya dalam menyaring dan menangkal hoaks yang saat ini marak beredar, terutama di media sosial.
“Gencarnya pembangunan, baik oleh pemerintah pusat maupun daerah, yang dibarengi dengan luasnya ruang digital yang sulit dikontrol, menuntut kita semua untuk hadir mengawal informasi pembangunan agar sampai ke masyarakat secara benar dan berimbang,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Wahyu Agus Pratama juga menjelaskan bahwa masa tugas Satgas Berani Hoaks sebelumnya telah berakhir pada 31 Desember 2025, sehingga diperlukan pembentukan dan penataan kembali satgas yang fokus pada literasi informasi secara lebih komprehensif dan berkelanjutan.
Ia mengharapkan melalui kegiatan itu, terbentuk kesepahaman bersama terkait peran dan kontribusi masing-masing pihak dalam memperkuat literasi informasi serta menciptakan ruang digital yang sehat dan bertanggung jawab di Provinsi Sulawesi Tengah.
Mul