Palu-lintassulawesinews.com- Rusaknya bangunan dan gedung kantor BNN Provinsi Sulawesi Tengah karena bencana di tahun 2018, saat ini BNN Provinsi Sulawesi Tengah akhirnya memiliki kantor tetap setelah diresmikan Kepala BNN RI Komjen Polisi Marthinus Hukom.
Disaksikan langsung oleh sejumlah Forkompimda mencakup pemprov Sulawesi Tengah. Kepala Badan Narkotika Nasional RI Komisaris Jendral Polisi Marthinus Ukom usai peresmian, Selasa (22/07/2025)
Marthinus mengatakan keberadaan kantor BNN Provinsi Sulawesi Tengah saat ini merupakan bentuk kolaborasi yang baik antara semua pihak dalam melakukan pemberantasan narkoba dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khususnya dalam program rehabilitasi narkoba.
“Kehadiran kantor ini sebagai simbol komitmen dan kolaborasi kita bersama-sama untuk menyelesaikan isu-isu narkotika di wilayah Sulawesi Tengah.Kemudian kantor itu adalah simbol kewibawaan hukum kantor penegak hukum adalah simbol kewibawaan hukum.
Jadi ketika ada kantor hadir berarti di situ ada pemerintah hadir. Dan di situ simbol pelayanan publik. Maka di samping juga terjadi di sini adalah penegakan hukum, ada juga pelayanan-pelayanan publik seperti program-program pencegahan yang bersifat kolaboratif,”ujarnya.
Sementara itu Gubernur Sulawesi Tengah yang diwakili Staf Ahli Bidang SDM, Pengembangan Kawasan dan Wilayah Provinsi Sulawesi Tengah Ihsan Basir dalam Berbagainya mengatakan keberadaan BNNP memiliki peran penting dalam peningkatan kualitas SDM masyarakat, mengingat bila narkoba tidak diberantas maka akan berdampak besar terhadap kerusakan mental masyarakat.
Dirinya berharap keberadaan kantor BNNP yang baru diresmikan hari ini dapat semakin memperkuat upaya BNN dalam memberantas narkoba di Sulawesi Tengah.
“Semoga kehadiran kedua gedung baru ini menjadi penguat semangat dan kinerja BNNP dalam menjalankan pencapaian anggota dan mencegah pencegahan serta peredaran gelap narkoba di Bumi Tadulako,” harapnya.
Persemian gedung kantor BNN Provinsi Sulawesi Tengah pagi tadi ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Kepala BNN RI dan dilanjutkan dengan pengguntingan pita di depan gedung kantor BNNP oleh Kepala BNN RI dan Gubernur Sulawesi Tengah yang meliputi Staf Ahli Gubernur dan diakhiri dengan room tour di gedung kantor BNNP Sulawesi Tengah yang terdiri dari 2 lantai tersebut.
Mul